Kolera
Vaksinasi
Kolera
Apa Itu Kolera?
Kolera adalah infeksi usus yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang tercemar dengan bakteri Vibrio Cholerae. Penyakit ini digolongkan tahap yang sangat akut pada saat timbulnya diare cair secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan kematian karena kekurangan cairan yang parah dan gagal ginjal.
Bagaimana Cara Penularan Kolera?
Seseorang dapat terjangkit dengan Kolera pada saat mereka meminum air atau makan makanan yang tercemar dengan bakteri Kolera. Bakteri Kolera juga dapat hidup di daerah sungai air payau dan daerah pantai. Mengkonsumsi kerang mentah atau setengah matang adalah salah satu sumber penyakit Kolera. Untuk penyakit ini, kemungkinan penularan dari satu orang ke orang lain sangat kecil, karena itu bersentuhan dengan orang yang terkena infeksi tidak akan menyebabkan kita menjadi sakit.
Mengapa Saya Perlu Melakukan Vaksinasi Kolera?
Tidak seperti jenis penyakit diare lainnya, Kolera dapat menyebabkan kematian orang dewasa dalam beberapa jam saja. Individu yang mempunyai tingkat kekebalan yang lebih rendah, seperti anak-anak yang kekurangan gizi atau orang yang mengidap HIV mempunyai resiko kematian yang lebih tinggi jika terinfeksi dengan Kolera. Karena itu, vaksinasi sangat dianjurkan jika seseorang bepergian ke suatu daerah yang tidak memiliki air yang sehat untuk diminum.
Points to Note:
Laboratory diagnostic tests are not perfect and are not 100% accurate
- We do not have a test for every disease or virus but most of those pathogens that are of public health importance or have long term implications on your health can be tested
- No one single test can be used with absolute certainty to diagnose a disease. Often, we depend on a combination of tests to make a diagnosis
- Sometimes, we have to resort to trial treatment or empiric treatment if investigative tests are inconclusive. If the patient makes a therapeutic response and feels better, we have achieved our goal
- In PUO, we are looking for treatable causes and to rule out sinister causes eg. malignancies so that we do not miss opportunities for early treatment or intervention