Tim IDS baru-baru ini berkumpul untuk retret perusahaan selama 2 hari 1 malam, Ini merupakan suatu aktivitas yang menyegarkan dari rutinitas kerja kami, dan juga membolehkan kami terhubung kembali, berefleksi, dan merayakan orang-orang yang berjasa membuat IDS tetap berjalan. Dengan tema “Budaya Singapura”, retret ini memadukan pembelajaran, ikatan, dan sedikit kompetisi yang sehat.
Kami memulai dengan makan siang di STREATS Café sebelum menuju ke IDS@Farrer untuk kegiatan pertama. Dibagi menjadi dua tim, kami memulai dengan memilih nama: The Merlion Masters dan The Cross-Cultural Crew, kedua-dua nama yang mencerminkan keragaman penduduk Singapura. Serangkaian permainan pun telah disusun dan ditandai dengan kompetisi yang hebat, dimana kedua tim diuji kecepatan untuk berfikir, berkomunikasi dan berkerjasama. Dari menyusun rangkaian kata-kata yang memberdayakan hingga tantangan mengoper air dengan mata tertutup yang cukup sulit, setiap kegiatan mengkedepankan bahwa walaupun setiap karyawan mempunyai kekuatan yang berbeda, tetapi tetap harus selalu bersatu padu untuk tujuan yang sama kekuatan yang berbeda bersatu untuk mencapai tujuan bersama. Sore harinya kita melanjutkan dengan sesi refleksi bertemakan “Melampaui Batas Minimum: Menemukan Batas antara Kesalahan dan Pola Pikir.” Berdasarkan ‘studi kasus’ dan berdiskusi terbuka dengan dokter, kami memberi setiap orang kesempatan untuk berbagi pendapat, dan mempertimbangkan bagaimana kita dapat terus meningkatkan kualitas perawatan pasien di IDS.
Setelah check-in di One Farrer Hotel, kami mengakhiri kegiatan dengan makan malam di Cherry & Oak; sekalian merayakan Hari Perawat di tempat yang sama. Namun, para dokter kami menyampaikan apresiasi mereka, tidak hanya kepada para perawat, tetapi juga kepada seluruh pegawai IDS atas kerja keras mereka selama ini. Malam harinya, beberapa pegawai mengisi waktu untuk jalan-jalan ke Mustafa Centre, yang lain pergi ber-karaoke, menikmati kesempatan untuk bertemu satu sama lain di luar lingkungan kerja dan sekadar bersantai!
Hari ke-2, dimulai dengan sarapan di hotel sebelum kita memulai berwisata ke tempat bersejarah di Chinatown bersama pemandu kami yang selalu bersemangat. Wisata ini menghidupkan kembali sejarah, menunjukkan bagaimana sejarah dulu masih berperan membentuk masa sekarang. Untuk makan siang kita pergi ke restoran nasi padang yang lezat, PagiSore. Wisata kami dilanjutkan, dengan kuis ringan, dimulai dari teka-teki emoji tentang stasiun MRT hingga kuis dadakan tentang wisata bersejarah kami, dan diakhiri dengan permainan mencari perbedaan.
Retret ditutup dengan tinjauan kinerja terkini dan refleksi untuk bulan-bulan mendatang. Setelah penyerahan penghargaan oleh para Dokter kami, tim dikejutkan dengan pengumuman kabar baik yang istimewa — penutup yang pas untuk dua hari kebersamaan.
Retret ini memberikan kesempatan buat kami untuk melihat rekan kerja di luar kepribadian kerja mereka; dan juga adalah waktu untuk berbagi cerita, canda dan tawa yang tidak selalu muncul di klinik. Ia juga menawarkan perspektif baru satu sama lain, dan sekaligus mengingatkan bahwa hubungan baik yang lebih kuat dapat membantu kita bekerja lebih kohesif dan efektif sebagai sebuah tim.
Kami mengucapkan terima kasih kepada para Dokter dan penyelenggara yang telah memungkinkan retret tahun ini terlaksana, dan menantikan kesempatan berikutnya untuk bersantai bersa